Hakim-hakim 10: 10 – 16

“Kami telah berbuat dosa. Lakukanlah kepada kami segala yang baik di mata-Mu. Hanya tolonglah kiranya kami sekarang ini!”

(Hakim-Hakim 10: 15)

Keiinginan daging dan kepentingan sesaat bisa membuat kita meninggalkan Tuhan. Dan karena kita meninggalkan Tuhan juga menyembah ilah-ilah akan mendatangkan murka Allah. Allah murka bukan semata karena kita kurang gigih menyembah Allah tetapi karena semata-mata telah berbalik kepada ilah lain dan menyembahnya. Titah pertama menyebutkan: “Akulah Tuhan Allahmu, jangan ada padamu allah lain” (Kel. 20). Seperti apa yang dilakukan orang Israel, “Orang Israel itu melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; mereka beribadah kepada para Baal dan para Asytoret, kepada para allah orang Aram, para allah orang Sidon, para allah orang Moab, para allah bani Amon dan para allah orang Filistin, tetapi TUHAN ditinggalkan mereka dan kepada Dia mereka tidak beribadah.” (Hakim 10:6). Akibatnya Allah murka.

Apa yang membuat murka Tuhan pada saat ini? Jika gereja dan anggotanya hanya mementingkan dirinya tanpa peduli dengan orang-orang tertindas dan juga masyarakat disekitarnya. Jika sesitifitas iman untuk mengasihi sesama anggota jemaat dan juga yang tidak seiman dengan kita tidak lagi ada. Jika hukum dan kebenaran berpihak kepada orang-orang kuat. Bisa saja iman kita hanya tergantung situasi demi keamanan pribadi.

Dalam situasi yang demikian kita perlu More

Advertisements