Lukas 12: 1 – 12

Apa yang kita saksikan bahwa Allah itu adalah Tritunggal? Pertama, Allah adalah pencipta segala yang ada yang kelihatan maupun yang belum kelihatan. Oleh karena itu seperti kata Martin Luther, kita harus lebih takut melihat Allah dari pada segala yang ada. Oleh karena itu kita tidak boleh menyembah ciptaan (batu, kayu, gunung, dan juga manusia), hanya kepada penciptalah kita menyembah. Jika kita hanya menyembah kepada Allah, maka kita juga harus memelihara segala ciptaanNya. Jangan lagi kita mengotori apa yang ada pada kita dan juga hati kita. Jangan lagi merusak hutan dengan menebanginya secara semena-mena, jangan lagi merusak tanah dengan pupuk kimia dan pestisida, jangan lagi merusak sungai dan laut dan juga udara.

Kedua, Allah sendiri menjadi manusia untuk menebus dunia ini dari dosa. Kita mengenal Allah yang menjadi manusia dengan Allah Anak, atau Anak Allah, yaitu Tuhan Yesus Kristus, “yang menderita di kayu salib untuk menyelamatkan kita”

Mengapa Allah sendiri menjadi manusia untk tebusan manusia? Jawabannya, karena hanya Dialah tebusan yang sempurna. Domba tidak mampu menjadi tebusan kita, atau kambing, atau lembu sebagai korban bakaran, atau pun persembahan yang sangat mahal, dan juga diri kita dan perbuatan kita sebagai tebusan. Persembahan yang mampu menghapus dosa kita hanyalah Allah sendiri sehingga Ia harus datang ke dunia ini untuk menebus kita, dan Ia datang dengan rupa manusia.

Ketiga, Dialah yang menuntun persekutuan gerejaNya dari mulanya sampai sekarang. Seandainya persekutuan Allah dengan gerejaNya tidak tetap sampai sekarang maka gereja sudah dari mulanya lenyap dari dunia ini. Walaupun sudah banyak gereja ditutup paksa, dibakar, dibuldoser, dipalang dan digusur, tetapi gereja Tuhan tetap hidup. Walau gereja Tuhan dihancurkan di suatu daerah, tetapi di daerah lain gereja Tuhan akan semakin bertumbuh pesat. Apa yang membuat itu? Tidak lain hanya karena kekuatan Tuhan yang menyatu dengan gerejaNya, itulah penampakan yang ketiga.

Jika kita berdoa kepada Allah supaya gerejaNya dilindungi, itulah pekerjaan Roh Kudus. Adalah sangat luas pemeliharaan Allah terhadap gerejaNya, yaitu pemeliharaan terhadap jemaat, parhalado, zending, diakonia, kainonia sampai pekerjaan pendidikan dan pengmas. Jika persekutuan itu tetap maka kita juga akan tetap di dalam Tuhan, dan kesaksian kita akan ke-tritunggalan Allah adalah tetap.

Doa: Ya Allah Tritunggal, Engkaulah yang mencipta, memelihara, menyelamatkan dan menerangi kami. Oleh karena itu, biarlah kami tetap bersaksi dengan malaksanakan apa yang Engkau lakukan terhadap kami sehingga Engkau semakin dimuliakan di dunia ini. Amin.