Ulaon ni Apostel 4: 12

Asa ndang adong haluaon di bagasan manang ise na asing; ai ndang adong goar na asing ditoru ni langit dilehon tu jolma, parhiteanta tu haluaon.

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Kebangkitan Yesus telah melahirkan semangat baru bagi para murid Tuhan Yesus. Mereka mengajarkan bahwa keselamatan hanya di dalam Tuhan Yesus, bahwa di dalam Yesus ada kebangkitan. Pengajaran seperti ini telah membuat marah para petinggi Yahudi. Hal itu dibuktikan ketika Petrus dan Yohanes sedang mengajar orang banyak, mereka didatangi oleh imam-imam dan kepala Bait Allah serta orang-orang Saduki. Mereka di tangkap dan diserahkan ke dalam tahanan (Kis. 4: 1 – 3).

Keesokan harinya mereka dihadapkan pada sidang Imam Besar. Mereka diperiksa dengan pertanyaan: “Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu bertindak demikian itu”? Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk memasang jerat, untuk menjebak mereka sama seperti yang dilakukan mereka untuk memasang jerat dahulu kepada Tuhan Yesus (Mat. 21: 2). Jadi luar biasa liciknya mereka memasang jerat ini.

Benarlah jerat mereka berhasil dan tujuan mereka memang hanya ingin mendapatkan bukti. Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus: “Hai pemimpin-pemimpin umat dan tua-tua, jika kami sekarang harus diperiksa karena suatu kebajikan kepada seorang sakit dan harus menerangkan dengan kuasa manakah orang itu disembuhkan, maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati — bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu. Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan — yaitu kamu sendiri –, namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis. 4: 8 – 9).

Ada tiga hal yang diuraikan Petrus, pertama bahwa mereka menyembuhkan orang sakit adalah dalam Nama Tuhan Yesus, kedua Tuhan Yesus adalah batu penjuru, dan ketiga keselamatan hanya ada di dalam Tuhan Yesus.

Berbicara tentang keselamatan, Kebangkitan Kristus adalah jawabannya. Kristus yang bangkit itu telah menjadikan kita yang percaya hanya di dalam NamaNya di selamatkan. Tidak ada nama lain, hanya di dalam Dia kita diselamatkan. Maukah saudara diselamatkan? Satu-satunya jawaban adalah Percayalah bahwa keselamatan hanya ada di dalam Tuhan Yesus.

Doa: Ya Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Engkau telah menyelamatkan kami dengan darahMu yang Kudus di kayu salib. Engkau juga telah menyelamatkan kami dengan mengalahkan kematian itu di dalam kebangkitanMu. Selamatkanlah kami, sebab hanya di dalamMu kami percaya ada keselamatan. Amin.