I. Pendahuluan.

Dari dulu saya sudah suka dengan seseorang, tapi dari manakah saya tau bahwa dia adalah Rongkap (bhs. Batak), sering juga disebut jodoh, pasangan rohani, belahan jiwa atau soulmate saya?. Sayang sekali, perasaan itu hanyalah dari sepihak saya saja alias bertepuk sebelah tangan. Karenanya belahan jiwa itu bukanlah cewe atau cowo idaman kita, karena perasaan kebersamaan harus timbul dari kedua belah pihak, jadi harus betul-betul nyetrum antara kedua belah pihak.

Menemukan soulmate adalah hal yang paling berharga dalam kehidupan manusia, sebab seperti kata pepatah, bahwa manusia itu adalah ‘malaikat bersayap satu’ yang memerlukan sayap lainnya untuk lautan kehidupan ini dan yang seharusnya memenuhi kekurangan anda dan yang menjadi sayap pasangan anda.

Untuk mencari soulmate tidak bisa didefenisikan secara matematis atau dijelaskan dengan jelas secara mekanistis, bahkan tidak ada ukuran baku untuk mengukurnya.

Soulmate dikenal dengan perkataan “tulang rusuk”, sebab Tuhan telah menjanjikan akan memberikan pasangan yang “sepadan” untuk diri kita; Kejadian 2: 18, “Tuhan Allah berfirman: Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja, Aku akan menjadikan baginya yang sepadan dengan dia.” Walaupun demikian “sepadan” bukan berarti harus cocok identitas 100% dengan diri kita, melainkan agar kita bisa saling menggenapi satu dengan yang lainnya, dimana kita bisa mengasihi pasangan hidup kita dengan segala kelebihan maupun kekurangannya. Sebagai contoh symbol dan warna “Yin dan Yang” itu sepadan walaupun beda jauh satu dengan lainnya.

Dari tulang rusuk Tuhan telah membentuk seorang perempuan. Tuhan memilih tulang rusuk, sebagai lambang, karena tulang rusuk menyediakan perlindungan untuk organ yang paling lembut dari pria, ialah jantung/hatinya. Jantung adalah pusat kehidupan, paruparu menggemgam nafas kehidupan. Tulang rusuk akan membiarkan dirinya menjadi patah, sebelum ia mengijinkan kerusakan ke jantung. Seperti sifatnya inilah yang dipilih oleh Allah untuk menciptakan pasangan hidup bagi kita. Dan tulang rusuk inilah yang membuat dan mendukung kita bisa jadi berdiri dengan tegak. Bagaimana menemukannya?

II. Sulit dapat Soulmate?

Beberapa factor yang membuat Anda sulit menemukan soulmate?

  1. Kurang pede atau pesimistis. Merasa ada yang kurang pada kita, misalnya kurang cakep, kurang pintar, kurang kaya dan yang lainnya, sehingga menghambat dalam pergaulan.
  2. Perfeksionis: di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, karena itu kita harus menerima kekurangan orang lain.
  3. Terlalu rewel: kalau sering begini, mana ada orang yang mau sama kita? Cobalah berprinsip: “mengerti orang lain kalau kita ingin dimengerti orang lain”
  4. Terlalu sibuk: Jangan terlalu sibuk dengan dunia kita, entah itu belajar atau bekerja sehingga kita melupakan waktu kita untuk mencari soulmate.

III. Cara mendapat soulmate.

Ada banyak cara yang dilakukan orang di sepanjang sejarah umat manusia untuk menemukan soulmate-nya.

  1. Dari zamannya nenek-moyang kita (siti nurbaya), bahwa soulmate adalah ditentukan oleh orang tua dan kenyataannya banyak yang bahagia dan sangat jarang ditemukan istilah “bercerai”. Sekarang apakah hal tersebut masih cocok? Kenyataan masih saja ada yang melakukannya. Dimanakah letak keberhasilan yang memakai metode ini? Saya piker adalah “penghargaan” akan inti perkawinan itu sendiri.
  2. Persetujuan Ortu: hal ini juga berlaku bagi bagi banyak orang sampai sekarang, dimana persyaratan harus sesuai dengan keinginan ortu. Ataukah dia ningrat? Orang kaya? Berpendidikan? Pokoknya sesuai denga syarat ortulah.
  3. Melalui Biro Jodoh, baik cetak (Koran dsb) maupun dengan elektronik (internet, chatting dsb).
  4. Dan lain – lain.

IV. Siapakah Soulmate Anda?

Menurut saya yang menjadi soulmate Anda adalah sebagai berikut:

  1. Ia adalah orang yang pada saat pertemuan pertama saja; sudah membuat merasa tertarik dan cocok dengan dia, dan bahkan membuat hati anda deg-degan.
  2. Ia adalah seorang yang dapat membuat Anda langsung merasa genah, nyaman dan aman.
  3. Ia bisa menerima Anda dan menyukai Anda apa adanya, sehingga apa pun yang Anda lakukan tidak akan dapat merubah perasaannya terhadap diri Anda, karena Anda adalah soulmatenya dia.
  4. Ia adalah yang tidak akan dapat membuat Anda  menjadi bosan kapanpun dan dimanapun kalian berada, entah di restoran yang banyak orang atau pun di tempat yang sepi sekali pun, sehingga anda merasakan kebersamaan dengan dia itu merupakan suatu hal yang istimewa.
  5. Ia merasa tertarik dengan semua pembicaraan Anda dan kebalikannya Anda pun senang mendengarkan dia.
  6. Ia membuat hidup kita terasa menjadi hidup  dan lebih bergairah, bukan gairah badaniah, walaupun ini bisa saja barengan terjadi , tetapi gairah untuk bisa saling manyayangi dalam arti kata yang dalam yang bisa dirasakan.
  7. Walaupun baru kenal, Anda merasa seperti sudah lama mengenal dia, sehingga dengan mudah Anda dapat bicara dari batin ke batin dengan dia, umpamanya merasakan hal yang sama atau tertarik akan hal-hal yang sama tanpa harus mengucapkan sepatah kata pun juga sebelumnya.

V. Penutup:

Bagi saya factor agama sangatlah menentukan di dalam memilih soulmate, yakni satu iman dengan saya. Ini adalah harga mati bagi saya di dalam mencari soulmate. Selain itu, tidak mungkin bagi Anda akan bisa menemukan soulmate Anda dengan usaha sendiri, hal ini bisa terjadi oleh kuasa dan hikmat dari Sang Pencipta saja, karena Dialah yang menjodohkan Anda dengan soulmate tersebut. Untuk itu, satu-satunya jalan dan cara yang terbaik agar Anda dapat menemukan belahan jiwa Anda ialah “Berdoa” untuk memohon kepadaNya.