Heber 3: 6

Alai anggo Kristus i, songon Anak sigomgom bagasna; hita do bagasna, anggo gomos tatiop ro di ujungna hiras ni roha, na mangasahon ni hinirim i.

tetapi Kristus setia sebagai Anak yang mengepalai rumah-Nya; dan rumah-Nya ialah kita, jika kita sampai kepada akhirnya teguh berpegang pada kepercayaan dan pengharapan yang kita megahkan.

Saya adalah kepala rumah tangga yang kurang baik. Hal itu saya sadari karena di tengah rumah tangga saya kurang memberikan hati sepenuhnya terhadap istri dan anak-anak. Terkadang merasa bahwa memenuhi kebutuhan jasmani sudah selesai tanggungjawab saya sebagai kepala rumah tangga, sehingga lupa kebutuhan rohani juga adalah kebutuhan yang penting. Kalau sudah bisa memberikan setoran ke istri, menyekolahkan anak-anak, memberikan kebutuhan sehari-hari tugas saya sebagai kepala rumah tangga sudah cukup. Singkatnya, tanggungjawab saya yang sebenarnya bukan hanya kebutuhan jasmani tetapi membawa keluarga kepada Kristus.

Kristus adalah kepala rumah-Nya, dan rumah-Nya adalah kita. Sebagai kepala Kristus adalah setia. Dia bertanggungjawab atas kita bahkan sampai mati demi menyelamatkan kita. Dia tidak pernahkan berhenti mengasihi kita apalagi meninggalkan kita. Dia adalah kepala rumah tangga yang penuh perhatian dan memberikan segalanya untuk kita. Tidak ada yang seperti Dia dan melebihi segalanya.

Kita sebagai anak hanya kepada Kristuslah kita berlindung. Semua anggota rumah tangga menggantungkan diri kepada kepala rumah tangga. Oleh karena itu tempat perlindungan kita hanya kepada kepala rumah tangga yang satu itu, yaitu Kristus. Sekali kita berpaling dan tidak berlindung kepada-Nya maka masa depan kita tidak akan menentu.

Oleh karena itu akan sia-sialah apa yang telah dilakukan Kristus untuk kita kalau kita tidak menggantungkan iman dan pengharapan kita kepada Kristus. Apa yang telah dibangun Kristus yaitu kita yang adalah rumah-Nya patutlah bersyukur sebab kalau tidak kita sudah binasa. Sekali lagi sebagaimana Kristus yang selalu setia mengepalai rumah-Nya yaitu kita, sepatutnyalah kita juga setia kepada-Nya hingga sampai akhirnya.

Doa: Tuhan Yesus Kristus yang Mahabaik. Engkau telah dan rela menjadi kepala bagi kami. Lindungi dan sertai kami supaya kami senantiasa menggantungkan pengharapan kami hanya kepadaMu.  Amin.