Poda 29: 18

Molo soada panurirangon lumlam ma halak situan na torop, alai martua ma manang ise na mangaradoti patik ni Debata.

Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.

Situasi saat ini di tengah-tengah bangsa kita sangat membuat kita malu. Para pemimpin seakan menyembunyikan kebenaran di tengah-tengah ketidakpastian. Lihatlah, sampai saat ini kita masih belum jelas persoalan yang menimpa Bank Century. Rakyat sangat menanti apa, siapa, dan bagaima dibalik kasus itu. Kita dibingungkan dengan praktek mafia hukum yang merajalela di mana-mana. Siapa yang punya uang, ia bisa menyuap pejabat, sehingga walaupun ia di penjara tetapi fasilitasnya menyamai hotel berbintang. Belum lagi persoalan bencana alam yang membuat kita menderita, masalah kemiskinan yang sudah sampai kepada titik terendah. Pengangguran apalagi, gelar kesarjanaan tidak lagi menjadi jaminan untuk mendapatkan pekerjaan, dan mungkin masih banyak lagi persoalan yang kita hadapi secara bersama.

Melihat semua itu sudah wajar rakyat menjadi liar dan kebingungan mencari kepercayaan dan kenyamanan apalagi kesejahteraan? Lalu apa solusinya?

Nats hari ini mengingatkan bahwa kita membutuhkan wahyu (Firman Tuhan). Firman Tuhan itulah yang membuat kita untuk tetap setia di dalam Tuhan. Firman Tuhan membuat kita untuk tidak membiarkan ketidakadilan itu berkeliaran. Firman Tuhan itu menjaga kita supaya keadilan Tuhan itu dijalankan, dan Firman Tuhan itulah yang menjaga supaya rakyat tidak menjadi liar, para pemimpin tidak berlaku semaunya sendiri, tetapi menjalankan pemerintahan seturut dan selaras dengan kehendak Tuhan.

Tetapi siapakah yang mau menyampaikan wahyu itu? Adalah tugas kita secara bersama sebagai orang percaya. Sebagai orang percaya kita wajib menyampaikan wahyu tentang kebenaran sehingga setiap orang bisa disentuh Firman Tuhan dan dengan demikian orang-orang yang duduk di setiap jabatan menjalankan jabatannya dengan takut akan Tuhan. Jangan biarkan orang-orang disekelilingmu menjadi liar karena kita tidak mau menyampaikan Firman Tuhan.

Singkatnya, di tengah-tengah dunia, bangsa dan Negara, dan lingkungan kita yang penuh dengan kerusuhan ini kita dibutuhkan untuk menyampaikan Firman Tuhan. Sehingga setiap orang akan menjalankan segala kegiatan dan pekerjaan sesuai dengan hukum Allah. Jika demikian akan lahirlah kebahagian, kesejahteran, dan sukacita yang luar biasa dari Tuhan. Itulah sebabnya nas hari ini mengatakan Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum. Dan itulah tujuan kita di mana kita hidup dan tinggal menjalani kehidupan ini.

Doa:

Allah yang Mahakuasa, kami sadar bahwa tanpa FirmanMu kami akan menjadi liar. Karena itu jadikanlah kami menjadi pemberita InjilMu ketika ketidakadilan berjalan semena-mena. Biarlah FirmanMu itu mengingatkan setiap orang supaya kami hidup dalam kebahagiaan. Amin.

Advertisements