182616p1

 

 

 

 

Menjelang akhir minggu ini, kita dikejutkan dengan serangan sekelompok teroris bersenjata menyerang sejumlah tempat di Mumbai-India. Kompas melaporkan ada 10 lokasi di Mumbai sejak Rabu malam yang menewaskan 125 orang dan mencederai 327 orang. Kelompok yang menyerang itu menyebut diri “Deccan Mujahidin” yang menyandera 20 – 30 orang di hotel Trident/Oberoi.

PM India menuding ada pihak ketiga yang mendalangi serangan itu, yang langsung ditanggapi Menlu Pakistan supaya tidak asal tuding sebelum ada bukti, justru harus tenang dan saling mendukung. Intelijen Rusia mengatakan serangan itu terkait dengan jaringan terorisme Al Qaeda. Salah satunya kelompok Lashkar-i-Tayyiba. Kelompok itu dilatih khusus di kamp di perbatasan Pakistan-India. Akan tetapi, Lashkar-i-Tayyiba membantah tuduhan Rusia, dengan mengatakan bahwa “kami tidak membunuh warga sipil yang tidak bersalah. Ini tindakan militan Hindu yang sengaja teror kepada muslim” ujar juru bicara Lashkar-i-Tayyiba Abdullah Ghaznavi.

Dalam analisa harian The International Herald Tribune edisi Kamis dilaporkan, ahli-ahli terorisme global mengaku tak pernah mendengar kelompok dengan nama Deccan Mujahidin, atau belum tentu ada dan juga tidak ada hubungan dengan Al Qaeda, karena tidak ada pelaku bom bunuh diri.

Menurut saya siapa pun pelakunya yang jelas-jelas tindakan itu telah melukai umat manusia dan korbannya adalah masyarakat sipil yang tidak tahu-menahu dengan persoalan. Ini juga yang menjadi keprihatinan saya. Sebagai umat yang cinta damai patutlah kita mengecam perbuatan tersebut. Entah apa maksud semua tindakan seperti itu yang bahkan menganggap nyawa manusia tidak lebih berharga dari seekor ayam. Agama apa pun di dunia ini kalau ia benar-benar adalah penganut yang taat tidak mungkin menyetujui tindakan seperti itu.

“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Matius 22:37-39)

Doa:
Tuhan yang Mahakuasa dan lagi Mahapenyayang. Hari ini kami dikejutkan dengan berita penembakan oleh sekelompok teroris bersenjata di Mumbai-India. Sebagai umat manusia, hati kami begitu tersayat dan berduka atas perbuatan yang keji itu Tuhan. Kami tidak tahu apa maksud dan tujuan tindakan seperti itu. Di mana hati nurani sebagai umat manusia? Demi tujuan tertentu, rela membunuh saudaranya umat manusia. Tuhan, berikan kekuatan kepada keluarga korban pembunuhan, tunjukkanlah jalan supaya orang-orang yang tidak bertanggungjawab tersebut segera bisa diusut dan di hukum sesuai dengan hukum yang berlaku, tetapi yang terutama berikanlah pengertian kepada oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut untuk mengerti bahwa tindakan itu adalah perbuatan dosa. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.