Seorang kakek yang sudah berumur delapan puluh tahun pergi ke ladang. Di sana ia menanam mangga. Lalu lewat seorang laki-laki dan berkata kepada si kakek tersebut.

Si laki-laki: “Capek sekali ompung menanam mangga itu. Ompung sudah tua. Mana mungkin nanti ompung menikmati hasilnya. Percuma sajalah itu.”

Datang si kakek menjawab: “Semua pohon mangga yang ada di ladang ini, bukan saya yang menanam, ompunta i do (maksudnya nenek-kakeknya). Tapi lihatlah, yang menikmati hasilnya adalah saya.”

Si kakek melanjutkan: “Demikian juga saya, saya menanam mangga ini bukan untuk saya, namun untuk pahompungku (cucu-cucunya, keturunannya). Biarlah mereka yang menikmati hasilnya. Sebab demikianlah dari dulu.

Renungan:

Menebarkan Kebaikan yang sesungguhnya bukan supaya engkau mencicipi hasil kebaikan itu, tetapi supaya orang lain bersuka-cita karena engkaulah yang menebarkannya.